Senin, 27 Juli 2009

Jalan Yang Lurus

Bila dikatakan bahwa Agama Islam adalah agama yang lurus maka tentu itu benar adanya, namun apabila seseorang mengatakan bahwa dirinya adalah seorang yang beragama Islam, maka kebenaran dari pernyataan ini akan sangat bergantung pada sikapnya pada ayat-ayat suci Al-Quran, karena satu ayat saja diingkari, tak anyal lagi dia "tidak dipandang beragama" oleh Allah Swt. sebagai mana firmannya dibawah ini.

Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Qs. Al Maa'idah : 68)

Termasuk perkara yang menjadikan Islam sangat asing di kalangan manusia dan pemeluknya adalah sikap muslimin yang meniru-niru musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya dari kalangan Nashara, Yahudi, dan orang-orang musyrik dalam hal ucapan, perilaku, busana, tradisi, dan keadaan-keadaan mereka lainnya, sehingga setiap ayat yang sebelumnya ditujukan kepada umat-umat terdahulu, maka kini ayat-ayat ini akan berhadapan langsung sebagai penghadang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar